Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer
Blogger Jateng

Ketidakpastian Fiskal dan Risiko Politik AS

Siklus tahun fiskal pemerintah federal AS dimulai 1 Oktober dan berakhir 30 September. Jadi, setiap akhir September, Kongres harus meloloskanappropriations bills(undang-undang anggaran) untuk tahun fiskal berikutnya.

Kebijakan politik tingkat tinggi, seperti keputusan fiskal dan hubungan antara pemerintah dengan bank sentral, pernah menjadi sorotan kuat terutama di era pemerintahan Presiden Trump.

Dalam kondisi tertentu, kebijakan politik yang tumpang tindih dengan keputusan moneter dapat menciptakan policy uncertainty yang berdampak pada sentimen pasar dan nilai tukar dolar AS.

Untuk memahami bagaimana dinamika seperti ini termasuk dalam tema risiko politik dan fiskal AS, Anda dapat membaca pembahasan lengkap pada halaman Risiko Politik & Fiskal AS.

Hubungan antara sentimen risiko politik ini dan arah pergerakan pasangan mata uang utama seperti EUR/USD dijelaskan secara lebih luas dalam Market Mover Utama EUR/USD.

Ketidakpastian Fiskal akibat Risiko Politik

Kongres (House & Senate) yang punya kekuatan besar soal anggaran, sementara Presiden menandatangani atau memveto. Namun karena politik sangat terpolarisasi, hal ini sering buntu (shutdown).

Artinya kalau tidak ada kesepakatan (misalnya DPR & Senat beda pandangan, atau Presiden menolak menandatangani), maka pemerintah federal kehabisan dana untuk membiayai operasional. inilah yang disebut dengan shutdown government.

👉 Jadi, shutdown risk = agenda tahunan menjelang pergantian tahun fiskal, tapi bukan berarti selalu benar-benar shutdown. Kadang lolos, kadang molor (pakai continuing resolution), kadang gagal sehingga terjadi shutdown.

“Kekhawatiran baru mengenai kemungkinan penutupan pemerintah AS yang dipadukan dengan ekspektasi penurunan suku bunga The Fed”[fxstreet-id.com:https://www.fxstreet-id.com/news/usd-tergelincir-seiring-risiko-penutupan-membebani-pandangan-the-fed-bbh-202509291008]

Pernyataan ini sebenarnya menggabungkan dua faktor makro-ekonomi / geopolitik yang bisa memberi tekanan ke Dolar AS (USD), dan dengan demikian mempengaruhi pasangan mata uang seperti EUR/USD. Berikut penjelasannya :

đŸŽĨ Sumber video: Bloomberg Podcasts YouTube

⚖️ Unsur dalam pernyataan dan maknanya

1. “Kekhawatiran baru mengenai kemungkinan penutupan pemerintah AS”

Seperti sudah dijelaskan sebelumnya, “penutupan pemerintah” (government shutdown) berarti sebagian fungsi pemerintahan AS akan berhenti jika anggaran tidak disetujui oleh Kongres tepat waktu.

Kekhawatiran ini muncul ketika investor melihat bahwa legislatif dan eksekutif belum menemukan kesepakatan anggaran, sehingga risiko shutdown meningkat.

Dampak terhadap USD:

investor akan melihat risiko fiskal dan ketidakpastian meningkat → bisa mengurangi sentimen risiko terhadap USD, membuat USD relatif melemah sebagai safe-asset terganggu.

2. “dipadukan dengan ekspektasi penurunan suku bunga The Fed”

“Ekspektasi penurunan suku bunga” artinya pasar sudah mulai mengantisipasi bahwa The Fed (bank sentral AS) akan memotong suku bunga di masa mendatang, sebagai respons terhadap perlambatan ekonomi, inflasi melandai, atau data makro yang lemah.

Jika pasar percaya bahwa The Fed akan mulai fase pelonggaran (cut rates), itu menciptakan tekanan ke bawah pada yield obligasi AS / imbal hasil → membuat USD kurang menarik dibanding aset berdenominasi mata uang lain.

Pasar sering memperhitungkan potensi pemangkasan suku bunga sebagai “dovish shift” kebijakan moneter, yang menurunkan yield relatif AS dan mendorong keluarnya modal dari USD.

📉 Bagaimana keduanya bekerja bersama untuk memengaruhi EUR/USD

Ketika dua faktor ini terjadi bersamaan:

Risiko penutupan pemerintah AS → menambah sentimen negatif terhadap USD (meningkatkan ketidakpastian, risiko fiskal).

Ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed → menjadikan prospek yield AS ke depan lebih rendah, yang mengurangi daya tarik USD untuk investor global.

Kombinasi ini melemahkan USD secara inheren , sehingga EUR/USD cenderung naik (EUR menguat relatif terhadap USD) selama faktor-faktor ini dominan dibanding data ekonomi kuat AS atau kejutan hawkish Fed.

FXStreet menyebut bahwa dorongan terhadap emas dan pelemahan USD sebagian disebabkan oleh “kekhawatiran penutupan pemerintah” serta spekulasi tentang pemangkasan suku bunga Fed. [FXStreet Indonesia]


🔍 Catatan penting & penyangga risiko

Meski pasar bisa “mengantisipasi” pemangkasan suku bunga, langkah nyata Fed tergantung data makro (inflasi, tenaga kerja, pertumbuhan). Jika data AS tetap kuat, Fed mungkin tidak memotong — ekspektasi bisa “ditarik balik”.

Jika penutupan pemerintah diselesaikan cepat atau dieliminasi melalui langkah darurat, kekhawatiran itu bisa mereda, dan USD bisa rebound.

Kadang, pasar “lebih baik menunggu” — ekspektasi dipertahankan tetapi tidak dieksekusi, sehingga reaksi jangka pendek bisa volatil dan reversals (false moves) mungkin terjadi.


Timeline ringkas (2023–2025)

kapan saja ancaman atau kejadian government shutdownterakhir terjadi ?

Penutupan pemerintah AS (government shutdown) terjadi ketika Kongres gagal menyetujui anggaran federal sebelum tenggat waktu yang ditetapkan.

Dalam kasus saat ini, anggaran federal AS untuk tahun fiskal 2025 berakhir pada Selasa, 30 September 2025, pukul 11:59 malam waktu Timur AS (Rabu, 1 Oktober 2025, pukul 11:59 pagi WIB).

Jika tidak ada kesepakatan anggaran, pemerintah federal akan mulai mengalami penutupan sebagian atau penuh pada Rabu, 1 Oktober 2025 .

Hingga saat ini, Kongres belum mencapai kesepakatan mengenai anggaran untuk tahun fiskal 2026. Republik dan Demokrat terlibat dalam negosiasi yang intens, dengan perbedaan signifikan mengenai kebijakan kesehatan dan alokasi dana.

Presiden Trump telah mengadakan pertemuan dengan pemimpin Kongres untuk mencoba mencapai kesepakatan, namun belum ada hasil yang jelas. [Reuters]

Jika penutupan pemerintah terjadi, dampaknya dapat mencakup penghentian layanan non-essensial, penundaan pembayaran kepada pegawai federal, dan gangguan pada berbagai program pemerintah.

Namun, layanan penting seperti pembayaran Jaminan Sosial dan pengiriman surat biasanya tetap berlanjut. [The Washington Post]

Secara keseluruhan, penutupan pemerintah AS diperkirakan akan dimulai pada Rabu, 1 Oktober 2025, jika Kongres tidak mencapai kesepakatan anggaran sebelum tenggat waktu tersebut.

Risiko Fiskal dan Politik

Bagaimana kombinasi ini bisa memengaruhi EUR/USD, termasuk potensi pips & level sensitif.

Dampak Fundamental Kombinasi Faktor

  • Government Shutdown Risk : → Menambah ketidakpastian fiskal, melemahkan USD (bias bearish).
  • Fed Rate Cut Expectations : → Yield AS diperkirakan turun, investor kurang tertarik pada USD, mendorong EUR/USD naik.
  • Namun : Data housing (Pending Home Sales) sangat kuat kemarin → ini sedikit “offset” pelemahan USD.

➡️ Artinya, fundamental sedang tarik-menarik :

  • USD mendapat tekanan dari sentimen & ekspektasi Fed dovish.
  • Tapi USD juga masih didukung oleh data ekonomi yang kuat.

Estimasi Potensi Pergerakan Pips

Berdasarkan volatilitas rata-rata EUR/USD pada high impact news + sentimen risiko :

  • Jika shutdown risk + dovish Fed semakin dominan (tanpa counter data kuat) :
  • → EUR/USD bisa naik 50 – 90 pips intraday.
  • Jika data AS (housing, manufaktur Dallas Fed) “menahan” pelemahan USD :
  • → EUR/USD range naik hanya 30 – 50 pips.
  • Jika Fed speaker malam ini hawkish (Waller/Hammack) :
  • → Reversal bisa terjadi, pelemahan USD tertahan, EUR/USD berbalik turun ±40–60 pips.

✅ FAQKetidakpastian Fiskal dan Risiko Politik AS

1. Bagaimana Risiko fiskal dan risiko moneter terhadap USD ?

Keduanya secara simultan dapat melemahkan USD, sehingga menjadi tailwind bagi pasangan mata uang berbasis EUR terhadap USD (EUR/USD naik).

2. Berikan contoh shutdown di AS ?

Pada tahun 2013 shutdown 16 hari (gara-gara Obamacare). dan 2018–2019 shutdown terlama dalam sejarah (35 hari, soal pendanaan tembok perbatasan).

3. Apakah shutdown ini selalu terjadi ?

Hampir setiap tahun ada ancaman shutdown, tapi tidak selalu benar-benar terjadi. kadang diatasi dengan continuing resolution (pendanaan sementara agar pemerintah tetap buka).

4. Apakah Shutdown risk ?

Shutdown risk Adalah ritual tahunan di AS menjelang 1 Oktober, karena siklus anggaran baru dimulai.

5. Bagaimana pasar forex ?

Buat pasar forex setiap kali isu shutdown muncul, USD bisa melemah sementara karena menambah ketidakpastian fiskal & risiko politik.

6. Bagaimana dampaknya terhadap EURUSD ?

EURUSD bullish bias intraday namun karena ada data AS yang kuat & potensi Fed speaker hawkish, pergerakan bisa choppy dengan range ± 50–90 pips.

Posting Komentar untuk "Ketidakpastian Fiskal dan Risiko Politik AS"